*Contoh dari Negara Lain, Bersihnya Kabinet Setelah Screening*
Proses screening kabinet juga pernah diterapkan di beberapa negara besar. Di Afrika Selatan, ketika Presiden Cyril Ramaphosa mengambil alih kekuasaan pada 2018, ia berkomitmen untuk membentuk kabinet yang bersih dari korupsi, terutama setelah skandal besar yang melibatkan pendahulunya, Jacob Zuma. Ramaphosa berkolaborasi dengan badan antikorupsi di negaranya untuk menyeleksi calon menteri yang tidak terlibat dalam korupsi. Hasilnya, ia berhasil mengurangi tingkat korupsi di tubuh pemerintah dan meningkatkan kepercayaan publik serta investor terhadap Afrika Selatan.
Contoh lainnya adalah di Italia, di bawah pemerintahan Mario Draghi pada tahun 2021. Draghi, yang dihadapkan pada tantangan ekonomi besar pasca-pandemi, memastikan bahwa calon-calon menterinya melalui proses pemeriksaan ketat oleh badan hukum dan keuangan Italia, guna memastikan tidak ada yang terlibat dalam skandal korupsi atau kejahatan keuangan. Pemeriksaan ini membantu Italia memperkuat kredibilitas pemerintah di mata publik dan dunia internasional.













