*Pelajaran dari Negara yang Gagal Mendengar Kritik Publik*
Sejarah politik dunia memberikan banyak contoh buruk tentang pemerintah yang mengabaikan kritik rakyatnya. Salah satu contohnya adalah pemerintahan Presiden Viktor Yanukovych di Ukraina pada 2014. Ketika Yanukovych membentuk kabinet yang tidak mewakili aspirasi masyarakat dan lebih berpihak pada kepentingan oligarki, gelombang protes besar terjadi. Protes berujung pada revolusi Euromaidan, yang menggulingkan Yanukovych dan menjerumuskan Ukraina ke dalam krisis politik yang berkepanjangan hingga konflik dengan Rusia.
Pelajaran ini relevan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran. Publik Indonesia tidak ingin melihat pemerintah baru terjebak dalam persoalan lama: penyalahgunaan kekuasaan dan oligarki ekonomi. Mengabaikan masukan rakyat hanya akan menambah daftar panjang krisis, membuat kehidupan bernegara semakin rapuh, dan membuka ruang bagi kekacauan sosial-politik.













