JAKARTA || Bedanews.com – Suharto lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 13 Juni 1960. Ia dikenal sebagai sosok hakim yang tegas, berintegritas tinggi, serta memiliki pengalaman panjang dalam dunia peradilan.
Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia berhasil menyelenggarakan Sidang Paripurna dalam rangka pemilihan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, pada Kamis (10/7).
Dua nama yang menyatakan kesediaannya menjadi calon Wakil Ketua MA Bidang Yudisial tersebut, yaitu Suharto, S.H, M.Hum dan Prof. Dr. Surya Jaya, S.H, M.Hum.
Berdasarkan hasil perolehan suara, Suharto berhasil meraih 25 suara, Prof. Dr. Surya Jaya meraih delapan suara. Selain itu, terdapat enam suara dinyatakan tidak sah.
Dengan hasil tersebut, Suharto secara resmi terpilih sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial periode 2025–2030.












