“Yang kedua adalah terkait dengan sarana prasarana termasuk juga personalia. Ada tiga personalia yang saya tanyakan, yaitu tim IT karena ini sangat menentukan, yang kedua adalah yang menyangkut pemberkasannya, dan yang ketiga adalah pengaduan,” lanjutnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika (Ike) mengatakan bahwa kuota penerimaan siswa baru tahun ini bertambah. Hal itu terjadi karena ada penambahan kelas baru di beberapa SMA Negeri di Jawa Barat.
“Sebenarnya hitungan awal kita di 263.571 (kursi sekolah). Setelah semua sekolah kita catat, kita identifikasi, ternyata beberapa ruang belajar ada kelas baru dan lainnya, kuotanya setelah dijumlahkan itu tadi ada penambahan sekitar hampir mendekati 19.000,” ucapnya. (hms/red)












