Sama seperti pendahulunya, keengganan membawa embel-embel keakuan ataupun sekedar ke-Muhammadiyah-an di atas kepentingan yang lebih besar sepertinya menjadi ke-egois-an dalam berkorban sebagaimana para Nabi dan orang-orang shalih terdahulu.
Kata-kata bijak yang ‘blunt’ dalam bahasa Inggris yang lebih merupakan bahasa pikiran seorang Gunawan Yasni, “I don’t give a damn about people but I give a damn about Allah – Saya tidak peduli manusia tapi saya peduli Allah” merupakan pengejawantahan bahwa apa yang dilakukan adalah untuk Allah, bukan sekedar untuk manusia.
*Satire Syariah Untuk Semua*
Banyak trah perpolitikan, trah kekyaian dan trah-trah lainnya yang mengatasnamakan mendukung syariah agar mereka bisa langsung duduk di puncak-puncak kekuasaan, padahal mereka ketika berkuasa tidak banyak melakukan hal-hal signifikan agar syariah berkembang secara esensial dan substansial.













