“Sehingga kamu nanti kembali, selesai setahun di sini, kamu pulang lagi ke sana, ke daerahmu, kamu bisa menjadi pionir-pionir untuk memajukan daerahmu, hanya dengan Tentara, itu bisa membawa kemajuan suatu daerah,” jelas Pangdam.
Sebagai agen perubahan, berbagai kesulitan yang ada harus dihadapi dan diselesaikan untuk membentuk pribadi yang dewasa dalam berpikir dan bertindak. Pangdam menegaskan, selain tidak berhenti belajar para prajurit juga wajib mengikuti disiplin militer.
“Kalau kamu jadi pembaharu, harus bisa mengingatkan satu sama lain,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan, agar para prajurit menghindari masalah-masalah terkait Miras, Narkoba, prostitusi dan mencuri. Karena hal tersebut merusak moral, susila, hukum dan agama.













