Agung Laksono menyambut gembira dan bangga atas terselenggaranya pendidikan dan latihan ke palangmerahan. Hal ini, merupakan wujud komitmen Institut Bisnis dan Informatika KOSGORO 1957, turut melahirkan tenaga sukarelawan kemanusiaan untuk membantu korban baik yang diakibatkan bencana alam – _natural disaster_ , maupun bencana yang disebabkan ulah manusia – _human made disaster_ . “Termasuk tentunya antisipasi kita menghadapi pelaksanaan pesta demokrasi pemilu dan pilkada 2024 tahun.”
*Panggilan Hati*
Kapada 200 orang sukarelawan kemanusiaan IBI-K57, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres RI) ini mengingatkan, menjadi sukarelawan tidaklah mudah. Kita harus siap berkorban waktu, tenaga bahkan materi. Oleh karenanya, menjadi relawan adalah panggilan hati. Ini tugas yang sangat mulia dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada yang membutuhkan.













