• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป SDM Kurang, Order PT. Pindad Sering Terlambat

SDM Kurang, Order PT. Pindad Sering Terlambat

Asep Budi by Asep Budi
30 April 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Di hari jadinya yang ke 29, PT. Pindad (Persero) bertekad untuk menjadi perusahaan kelas dunia. Namun demikian, berbagai pembenahan perlu dilakukan agar tujuan tersebut dapat tercapai, salah satunya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Order melimpah, namun seringkali terlambat karena sumber daya kurang,” kata Direktur Utama PT Pindad (Persero), Adik A. Soedarsono dalam acara Seminar Nasional Bersama Menuju Perusahaan Kelas Dunia di Hotel Grand Aquila, Jalan Djundjunan Nom16, Bandung, Senin (30/4).

Adik membandingkan, di Amerika satu orang pekerja mampu memproduksi peluru 1 juta per tahun, sedangkan Eropa menghasilkan 600 ribu butir peluru dalam satu tahun. “Di Indonesia, 1 pekerja baru bisa menghasilkan 120 ribu peluru pertahun,” kata Adik. Agar tidak kalah dengan pemasok alat utama sistem senjata (alutsista) dari luar negeri, PT Pindad terus membenahi diri diantaranya meningkatkan inovasi dan teknologi.

BeritaTerkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Selain memenuhi kebutuhan alutsista dalam negeri, PT. Pindad (Persero) juga mendapat order dari negeri tetangga Malaysia berupa 32 panser dan 90 unit peluncur roket NDL dari TNI. "Pesanan dari Malaysia tinggal menunggu administrasi dari pihak sana, paling lambat tahun ini dealnya. Selain itu kami juga sedang sibuk produksi 90 peluncur roket pesanan TNI," pungkasnya.

Sementara itu, Pakar pertahanan dan keamanan negara, Connie Rahakundini menyatakan untuk menjadi perusahaan kelas dunia, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi PT. Pindad yakni meningkatkan jenis dan kualitas alutsista, melakukan riset dan anggaran mengikat, daya saing kualitas, SDM dan teknologi yang handal serta kepastian pemasaran dan jaminan pembelian. “Harus ada UU untuk menjamin kebijakan dapat diwujudkan,” kata Connie.

Dalam kesempatan tersebut hadir Mayor Jenderal TNI Muktiyanto dan Pengusaha Nasional Rahmat Gobel sebagai pembicara dalam seminar yang merupakan rangkaian penutup peringatan ulang tahun PT Pindad. (Lanie)

Previous Post

Polda Jabar Siap Kawal Aksi Buruh

Next Post

Subang Alami Kelangkaan Gas LPG

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
TNI-POLRI

Misa Ekaristi TNI-Polri di Polda Kaltim, Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Pengabdian

7 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Ponorogo Gelar Do’a Syukur Peringati Hari Pahlawan 2026

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Next Post

Subang Alami Kelangkaan Gas LPG

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021