Catatan Ringan: Muslim Arbi
JAKARTA || Bedanews.com – Si Raja eta mau balik lagi. Apa dia tidak puas sudah sepuluh tahun berkuasa?
Bahkan itu waktu. Si Raja mau di nobatkan untuk tiga kali kekuasaanya. Minta tambah deuy dua tahun. Sejumlah punggawa istana pengen agar pemilu. Ditunda. Beberapa nama wara-wiri sebagai makcomblang. Biar dia tetap berkuasa dan tetap jadi raja.
Warga pun ramai menolak hasrat sang raja. Akhirnya dia pun lengser menerima nasib. Berhenti jadi raja.
Meski demikian, si raja keberatan. Ya kurang iklas. Barangkali dia pikir. Siapa yang akan lindungi gue. Kalo gue sudah ga jadi raja?
Bukankah selama 10 tahun para punggawa kerajaan sudah gue sumpel dengan pangkat, jabatan dan ehem piti bukan? Makanya pada diam seribu bahasa, meski segala kejahatan gue sudah di umbar ramai di publik.













