BANDUNG || Bedanews.com – Umat Hindu di Provinsi Jawa Barat secara serentak melaksanakan aksi solidaritas spiritual berupa Do’a Bersama untuk Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan religius ini digelar bersamaan dengan pelaksanaan persembahyangan Hari Suci Purnama Sasih Kalima yang jatuh pada hari ini, Minggu (25 Oktober 2026).
Aksi do’a bersama ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan resmi dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat. Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 008/PH PHDI Pusat/X/2026 perihal Do’a Bersama Untuk Penanggulangan Karhutla.
Guna memastikan gerakan ini berjalan masif, do’a bersama dipusatkan di seluruh Pura yang berada di bawah naungan dan tanggung jawab PHDI yang tersebar di 14 Kota dan Kabupaten se-wilayah Provinsi Jawa Barat. Umat Hindu tampak khusyuk memadati pura-pura setempat untuk memanjatkan mantra dan do’a keselamatan bagi bangsa.

Dalam jumpa pers yang digelar hari ini, Ketua Pengurus Harian (PH) PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI Purn I Made Riawan, S.Psi., M.I.P, menyampaikan bahwa, persembahyangan khusus ini merupakan wujud nyata kepedulian dan ikatan batin umat Hindu terhadap situasi nasional.
“Kegiatan ini merupakan bentuk harapan mendalam dan solidaritas kita bersama atas berbagai bencana alam yang saat ini melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di antaranya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak besar bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar I Made Riawan.
Lebih lanjut, Purnawiran Pati TNI AD menegaskan, pentingnya sinergi dan perlindungan bagi para petugas serta relawan yang berada di garis depan penanganan bencana.
“Kami berharap dan berdo’a semoga bencana yang menimpa wilayah kita ini dapat segera teratasi dengan baik melalui keterlibatan aktif dan kerja keras dari berbagai pihak. Kami juga memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh komponen masyarakat, petugas, dan relawan yang sedang berjuang di lapangan selalu diberikan perlindungan, kekuatan, serta kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,” pungkasnya.
Melalui momentum Hari Suci Purnama Sasih Kalima ini, PHDI Jawa Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari konsep Tri Hita Karana, yaitu menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia dan alam lingkungan sekitar. (Red).












