“Melalui berbagai sudut pandang yang berbeda tentang identitas, rasa keterasingan, serta pertanyaan yang selalu berlanjut akan makna kepenariannya, pertemuan ini seperti mengenal tubuh baru,” ujar Tony.
“Islands” merupakan karya yang tidak hanya mengandalkan kekuatan visual dan teknik tari, tetapi juga membawa penonton memasuki perjalanan batin tentang identitas, keterasingan, tubuh dan hubungan manusia dengan tempat asalnya.
Kehadiran “Islands” di Salihara menjadi penting karena karya ini tidak hanya menampilkan kolaborasi dua seniman dari dua latar budaya, tetapi juga menghadirkan pertanyaan yang lebih dalam tentang asal-usul, keterasingan, dan upaya manusia mengenali dirinya sendiri.
Di tangan Shimmering Production dan Danang Pamungkas, “Islands” tidak diperlakukan sekadar sebagai wilayah geografis, melainkan sebagai metafora tentang tubuh, ingatan, batas dan kemungkinan untuk saling memahami.













