Lanjut Saepudin, manajemen KOPTI terdahulu, khususnya KOPTI Kota Sukabumi sudah berkali kali ganti manajemen (pengurus-red), tapi tidak ada perubahan atau kemajuan sama sekali, justru yang ada puluhan juta mungkin ratusan juta habis. “Barang tidak ada uangpun tidak jelas,” imbujnya.
Kata Saepudin, termasuk diri saya baik uang termasuk kacang kedele tonan tidak jelas wujudnya, terpaksa untuk KOPTI Kota Sukabumi saya tangani setelah diadakan musyawarah dan mufakat dengan pengurus/manajemen lama, pungkasnya. (Aki Yunus/Agus Teguh).
Page 2 of 2











