Ia menyebut, ada lima sikap yang harus dimiliki humas agar bisa bekerja dengan baik. Sesuai namanya, sikap-sikap tersebut diambil dari inisial humas itu sendiri.
“H itu happy. Orang humas itu harus happy dan humanis. Happy itu menurut saya modal, kalau ke kantor tidak dalam keadaan happy, bekerja tidak akan maksimal,” ujarnya.
Ema mendeskripsikan humanis sebagai sikap ramah tamah. Sebisa mungkin seorang humas bisa memberikan kenyamanan kepada sekitarnya.
“U-nya bagi saya adalah ‘urgent’, penting. Apa yang disampaikan itu memang sesuatu yang dibutuhkan supaya rakyat itu cerdas. Tahu apa yang sedang dikerjakan pemerintah kota ini,” jelasnya.
Sedangkan ‘M’ berarti manfaat. Ia ingin semua yang disampaikan humas memberikan manfaat dan dampak positif.













