Rinna juga menyarankan agar implementasi kebijakan dilakukan secara bertahap melalui skema percontohan (pilot project).
Langkah ini dinilai penting untuk mengidentifikasi kendala, mengukur dampak kebijakan, serta menyempurnakan desain implementasi sebelum diterapkan secara luas.
Dalam hal ini, Dinas Pendidikan Kota Cirebon disebut memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan nasional dan kebutuhan masyarakat lokal.
“Pada akhirnya, pertanyaan mendasarnya adalah apa yang terbaik bagi anak. Kebijakan pendidikan harus diukur dari dampaknya terhadap proses belajar, kesehatan mental, dan perkembangan sosial siswa,” ungkapnya.
Rinna berharap, dengan perencanaan yang matang, pelibatan masyarakat, serta pendekatan yang adaptif, kebijakan sekolah lima hari dapat menjadi langkah maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cirebon.













