Dalam skema tersebut, sampah organik rumah tangga dapat dikumpulkan dan diolah menjadi kompos atau pupuk cair secara mandiri. “Kalau di setiap RT sudah ada sistem sederhana untuk mengelola sampah organik, beban kota bisa berkurang signifikan,” jelasnya.
Meski berbagai program pengelolaan sampah telah diluncurkan pemerintah kota, Wahyu mengakui implementasinya belum maksimal. Ia menilai pendekatan berbasis kesadaran kolektif masyarakat harus diperkuat agar program berjalan efektif.
Selain persoalan sampah, warga juga menyampaikan aspirasi lain, mulai dari infrastruktur jalan hingga program sosial. Seluruh masukan akan dirangkum dan dibahas bersama anggota dewan untuk diajukan kepada pemerintah daerah.Menutup pertemuan, Wahyu mengajak masyarakat mulai mengambil peran aktif. “Mulai saja dari hal kecil, dilakukan bersama-sama, saya yakin Cimahi bisa dan terbiasa,” pungkasnya.*** HG













