“Program ini bukan sekadar memberikan makanan gratis, tetapi membangun kebiasaan makan sehat, meningkatkan prestasi belajar anak, serta memberdayakan petani dan UMKM lokal,” ungkap Teguh.
Kepala SPPG Kecamatan Cimanggis, Khoirul, menambahkan bahwa pelaksanaan MBG dilakukan sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan oleh BGN.
“Setiap dapur MBG dibangun sesuai standar dengan prinsip kecukupan kalori, komposisi gizi seimbang, serta keamanan dan higienitas pangan. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP,” jelasnya.
Program MBG diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh melalui pemenuhan gizi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi bangsa menuju kemajuan di masa depan.












