JAKARTA || Bedanews.com — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum refleksi terhadap perjalanan demokrasi dan negara hukum Indonesia. Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini menilai, tantangan demokrasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan proses politik elektoral, tetapi juga menyangkut kualitas institusi negara, supremasi konstitusi, serta efektivitas mekanisme pengawasan terhadap kekuasaan.
Didik melihat adanya kecenderungan melemahnya prinsip checks and balances yang menjadi salah satu fondasi penting demokrasi pascareformasi. Menurutnya, Reformasi 1998 pada awalnya diarahkan untuk mencegah konsentrasi kekuasaan sekaligus membangun institusi yang mampu saling mengawasi.
Namun, lebih dari dua dekade setelah Reformasi, ia menilai sejumlah institusi justru menghadapi tekanan terhadap independensi dan kewenangannya.













