Ia juga mengemukakan, para remaja masjid di seluruh Indonesia siap menjadi agen perubahan dalam menjadikan masjid sebagai pusat pengembangan umat, mulai dari sisi literasi, ekonomi, lingkungan hingga dakwah digital.
“Rakernas DMI telah menegaskan arah baru peran strategis masjid dan remaja masjid siap menjadi motor penggerak untuk menyukseskannya. Dari digitalisasi, manajemen, hingga program satu masjid satu perpustakaan, semuanya membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda,” katanya.
Rakernas DMI 2025 yang dibuka langsung Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla pada 17 Mei 2025 memaparkan sebelas program unggulan, di antaranya penataan organisasi berbasis digital serta pengembangan fungsi sosial-ekonomi masjid, masjid ramah lingkungan, masjid sebagai pusat pendidikan dan dakwah, hingga wisata religi berbasis masjid.












