Kode QR
Kode QR telah terbukti efektif dalam penelusuran peralatan, manajemen inventaris, dan memberikan informasi rinci kepada konsumen tentang produk hasil laut. Teknologi ini mendukung transparansi dan upaya advokasi terkait isu lingkungan dengan meningkatkan kemampuan ketertelusuran. Kukuh menyebutkan bahwa kode QR diterapkan dalam proyek akuakultur rumput laut dan udang di KOLTIVA. “Kode QR memfasilitasi transparansi dan akuntabilitas dalam praktik budidaya, dengan data yang dibatasi oleh batasan hukum dan memerlukan persetujuan dari pihak terkait,” ujarnya.
Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam mendukung perusahaan multinasional di lebih dari 61 negara, KOLTIVA terus berkomitmen untuk memenuhi beragam kebutuhan industri akuakultur. Dalam sektor sumber daya perairan atau aquatic resources, KOLTIVA mendukung klien dalam praktik akuakultur berkelanjutan di beberapa negara termasuk Indonesia, Filipina, dan Madagaskar dengan lebih dari 6.000 produsen dan 100 usaha kecil menengah yang yang terdaftar. Komitmen ini bertujuan untuk memastikan bahwa praktik bisnis yang bertanggung jawab dapat berjalan berdampingan dengan perkembangan bisnis dan penjagaan terhadap masa depan bumi.













