Pengalaman diplomasi keamanan internasional, termasuk penugasan sebagai Penasihat Militer RI untuk PBB di New York (2017–2019), memberikan satu pelajaran penting: setiap negara harus memahami kepentingannya sendiri, memperkuat posisi tawar, dan menjaga kebebasan menentukan sikap. Politik luar negeri bebas aktif harus diwujudkan melalui diplomasi yang cerdas, pertahanan yang kuat, dan kedaulatan dalam pengambilan keputusan.
*AGENDA PENCEGAHAN: MEMPERKUAT KEDAULATAN DAN PERSATUAN*
Sepuluh peringatan tersebut sesungguhnya saling berkaitan. Kerentanan ekonomi dapat memicu ketidakpuasan sosial; ketidakadilan dapat mengikis kepercayaan; disinformasi dapat memperuncing perpecahan; sementara tekanan geopolitik dapat memperbesar kelemahan yang tidak segera dibenahi.













