Oleh: Mayjen TNI (Purn) Fulad (Penasihat Militer Utusan Militer di PBB 2017-2019)
JAKARTA || Bedanews.com –
*PENDAHULUAN*
Indonesia pernah melewati dua prahara besar yang mengubah perjalanan sejarah bangsa. Tahun 1965 merupakan prahara ideologi dan politik yang meninggalkan luka kemanusiaan mendalam. Tahun 1998 menjadi prahara ekonomi dan politik yang mengakhiri Orde Baru sekaligus membuka jalan bagi Reformasi.
Keduanya memiliki latar belakang berbeda, tetapi mengandung pelajaran yang sama: kehancuran suatu tatanan nasional tidak selalu dimulai oleh serangan dari luar. Ancaman juga dapat tumbuh dari dalam, ketika kepemimpinan kehilangan kepercayaan, keadilan melemah, ekonomi tertekan, dan persatuan bangsa mengalami keretakan.













