Bisa jadi, ini strategi Prabowo agar orang tua tertuduh publik tidak kalap lalu nekad melakukan manufer politik berlebihan yang bakal berujung, penetapan negara dalam keadaan darurat, pra 20 Oktober 2024, sehingga batal pelantikan presiden-wapres.
Secara politis Prabowo menunggu momentum yang tepat, yakni melengserkan Gibran namun setelah pelantikan, bahkan bisa jadi setelahnya akan melahirkan dinamika pressure politik-hukum yang mengarah kepada orang tuanya (eks presiden) yang memang banyak faktor kelemahan, bahkan dari berbagai sisi berupa notoire feiten (yang) notorius, hal perilaku negatif Jokowi yang umumnya disaksikan ratusan juta pasang mata, bukan sekedar terkait pembiaran akun fufufafa, namun tidak ada pembelaan dari Jokowi kepada sang Capres. Setidaknya ideal jika Jokowi, “basa basi” memerintahkan Kapolri mengejar pemilik akun fufufafa dan menangkapnya.













