CIMAHI, BEDAnews
Pondok pesantren Tahfizh Al-Quran (PPTQ) Misbachunnur, di Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara, berusaha mencetak santrinya untuk hapal AlQuran. Belum lama ini, sebanyak 45 santri putra putri diwisuda karena sudah khatam Alquran.
Panitia Wisuda, H. Abdulazis mengatakan, 155 santrinya berasal dari berbagai daerah yakni dari Sumatra, Sumbawa, dan Jawa Barat, mereka masuk kepesantren ini dengan niat suci ingin menghafal Quran. Setelah dididik oleh staf pengajar di pesantren, 45 orang yang sudah khatam Alquran diwisuda. Hadir dalam wisuda iitu pimpinan Ponpes H. Misbachunnur, serta pimpinan Ponpes Arrohmah Purwokwerto, KH Hafizmusri.
Saat menyampaikan ceramah, KH Hafizmusri mengatakan, keuntungan besar bagi para orang tua yang memiliki anak yang sudah hatam Quran, sesuai keterangan hadis pada hari kiamat nanti anak yang hatam Quran dapat memberi safaat kepada sepuluh keluarganya dan enam puluh malaikat mendoakan untuknya. “Perlu diingat, saat ini banyak manusia bimbang, karena tidak pernah baca Quran di rumahnya,” katanya.
Supaya generasi muda muslim memahami Alquran, harus lebih banyak lagi yang peduli melahirkan para santri yang khatam Alquran, seperti dilakukan yayasan Sulaimaniah di Turki, yang mencetak 4000 hafizh dalam satu tahun dan dua tahun melahirkan Hafizh.
Disana, tidak terpengaruh dengan sekuler dikarenakan banyaknya sufi dan para Hafizh Quran. “Malahan disana sejak Maghrib sampai Isya, tak ada siaran televisi, sehinnga para keluarga muslim melakukan ibadah dan mendalami agama,“ sebutnya. (Bubun)











