CIMAHI, BEDAnews
Organisasi Anak Muda Karang Taruna Jawa Barat, Minggu (27/1/2013) mengelar bhakti sosial "Jambore Pembentukan Karakter Anak" yang dikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari, Anak Pantai Asuhan, Anak Jalanan, Anak Miskin dan Anak Siswa Sekolah Dasar di Kota Cimahi, agar menjadi "Bintang”.
Ketua Karang Taruna Jabar, Budhy Setiawan mengatakan, Jambore pembentukan Karakter Anak Ke-2 yang digelar di Kota Cimahi ini, mengambil thema, "Semua Anak Adalah Bintang" atau sub tema "Empati dan Peduli ", yang merupakan kegiatan kedua Karang Taruna Jabar yang sebelumnya di gelar di Kota Bandung Desember 2012 lalu.
Hal ini lanjut Budhy, mengandung arti dimensi dan kekuatan nilai kesetiakawanan sosial, kesolehan sosial, kebersamaan dan kegotongroyongan. “Kegiatan ini akan di lakukan di 26 Kabupaten Kota se-Jabar dan diharapkan dapat benar-benar membantu masyarakat, khususnya PMKS,“ katanya di Gedung Balai Pembinaan Sosial Bina Remaja (BPSBR) Dinsos Jabar, Jalan Amir Mahmud Cimahi.
Menurut Budhy, nilai dan semangat ini sangat ditanamkan sejak dini pada diri anak, agar kelak menjadi remaja dan manusia yang peduli, apalagi ditengah berbagai musibah melanda bangsa ini baik bencana sosial maupun bencana alam, karena kepedulian menjadi barang yang mahal untuk saat ini dimanapun.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Tati Iriani mengungkapkan, sesuai dengan Perda No.10 tahun 2011 tentang perlindungan terhadap penyandang sosial, pihaknya sangat apresiasi atas gagasan Karang Taruna Jabar yang telah mampu membuat agenda ini. Berdasarkan data akhir Dinsos Jabar tahun 2011, tercatat sebanyak 400 ribu Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
"Kami juga mengapresiasi pihak swasta yang telah mendukung event ini, karena dengan adanya pihak swasta, maka sesuai dengan per-Undang-Undangan Corporate Social Responcibilty (CSR) mereka mendukung acara ini 15 persen," paparnya usai acara.
Sementara Kepala Dinsosnakertrans Cimahi, Efi Akhmad menyatakan, Jambore ini merupakan keterbukaan kaum generasi muda Karang Taruna. Selama ini CSR di Kota Cimahi belum terkelola secara optimal.
"Di Kota Cimahi terdapat 700 Perusahaan Industri, dan Karang Taruna mengawali hal ini. Jika peran swasta bisa meningkat, akan menjadikan perubahan ekonomi dalam menopang membebaskan masalah sosial di Kota Cimahi secara bertahap," katanya disela acara. (Bubun Munawar)











