Pada akhirnya, berakhirnya wacana reposisi kelembagaan Polri sepatutnya dibaca sebagai titik jeda reflektif. Struktur boleh tetap, tetapi lanskap legitimasi telah berubah. Dalam demokrasi digital, publik tidak lagi sekadar menunggu reformasi. Publik, kita semua, turut mengawasi reformasi Polri. ***
*Penulis adalah anggota Dewan Redaksi keadilan.id, Pengurus Harian PWI Jaya dan Dosen Kriminologi FISIP UI*
Page 7 of 7













