Ia menilai, dengan kualitasnya, Presiden Jokowi pantas mendudukanya sebagai menteri dalam kabinetnya.
“Sayed atau kerap disapa Pak Cik ini juga berpengalaman sebagai anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi Partai Hanura masa bakti 2014 – 2019,” tuturnya.
Budi menambahkan pada halal bil halal aktivis 98 yang digelar di Jakarta beberapa waktu yang lalu Presiden Jokowi menawarkan posisi menteri untuk aktivis 98 sesuai kapasitas dan kapabilitasnya.
“Saya pikir sudah selayaknya aktivis 98 mendapatkannya, salah satunya ya Pak Cik ini,” tandasnya.
Sebelumnya Presiden Jokowi mengungkapkan aktivis 98 banyak yang sudah menjabat di pemerintahan, DPR, DPRD, dan beberapa komisaris di BUMN, namun posisi di kabinet alias menteri belum.
Jokowi menilai, aktivis 98 dinilai sudah mampu dan bisa menjadi bagian dari kabinetnya.












