KAB. BANDUNG || bedanews.com — Disampaikan H. Cecep Suhendar, melalui telepon selular, Sabut kemarin, 2 Desember 2023, bahwa di era reformasi ini, politik bisa menjadikan sesuatu hal yang paling menakutkan.
Legislator Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bandung itu menjelaskan, sebab dalam politik ada yang saling menghujat, saling membenci, juga saling saling memgkritisi, hanya untuk memenuhi hasratnya bisa menjadi anggota dewan.Untuk itu perlu adanya pendidikan politik bagi semua kader Golkar dan relawan agar mereka bisa lebih memahami dan mengerti dengan dunia politik yang sebenarnya.
“Saya mencoba di politik itu, di pesta demokrasi adalah dengan mengedepankan kebahagian. Jadi saat menjalani pesta demokrasi saya mengajak kader maupun tim para relawan untuk diajak bahagia dan dalam kondisi enjoy. Diajak nyanyi, diajak sambil bermain, walaupun dalam kegiataan itu namanya pendidikan politik, tapi pendidikan politiknya hanya 10 persen dan 90 persennya pemberdayaan masyarakat. Tentang bagaimana para kader Partai Golkar belajar bicara di depan umum,” tutur Kang CS, sapaan akrab Cecep Suhendar, saat memberikan sambutan pada giat Pendidikan Politik di Rancaekek, Sabtu kemarin, 2 Desember 2023.
Kebahagiaan laimnya yang dirasakan Kang CS, bisa mendorong para kadernya untuk selalu berbuat kebaikan dalam berbagai aspek, seperti membantu warga tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Termasuk anak-anak usia sekolah untuk terus mengenyam pemdidikan yang layak serta tidak sampai putus sekolah. Alhamdulillah dengan rasa penuh syukur ia sudah bisa berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Sebelum menutup pembicaraannya, legislator Dapil 4 yang meliputi Rancaekek, Cikancung, Cicalengka, dan Magrek itu mengajak kepada peserta pendidikan politik juga masyarakat untuk selalu berbuat sosial, “Sehingga dalam pelaksanaan pendidikan politik itu, lebih terhadap pemberdayaan untuk bagaimana memberikan manfaat bagi warga masyarakat. Dengan tagline bela warga,” pungkas Kang CS.***












