KAB. BANDUNG || bedanews.com — Pimpinan Pondok Pasantren Al Madani Madur Kabupaten Bandung, H. Osin Permana, menerima titipan hewan qurban, 2 ekor sapi dan 2 ekor domba, untuk disembelih dan dibagikan untuk 250 KK di RW05 RT01, Desa Sukamaju Kecamatan Cimaung, Minggu 10 Juli 2022.
H. Osin menggambarkan, makna hakiki dari qurban ini sebagai sarana untuk menafikan nafsu dunia agar kaum muslimin muslimat bisa meningkatkan kecintaannya kepada Alloh SWT, “Artinya jangan sampai kecintaan kepada dunia, kita melupakan Alloh SWT,” katanya di lokasi.
Dengan berqurban, ia menambahkan, bisa mengukuhkan keimanan dan ketaqwaan agar masyarakat tidak berlebihan mencintai dunia. Karena hal itu bisa menjurus pada penyakit Wahn, yaitu cinta dunia takut mati.
“Kekayaan itu titipan, melalui qurban kita bisa menekan nafsu dan meningkatkan kecintaan kepada Alloh dan Rosul-Nya,” katanya di lokasi.
Alhamdulillah, lanjutnya, sapi dan domba yang disembelih sudah melalui proses pemeriksaan dokter hewan dan dinyatakan sehat. Insya Alloh saat mengkonsumsi daging qurban masyarakat akan aman.
Mengenai PMK, menurutnya, merupakan bagian dari ujian bagi semua umat Islam. Kuat dan tidaknya menjalani tergantung kepada dirinya sendiri. Hakekatnya wabah penyakit yang turun ke dunia itu tak lebih bagian dari ujian keimanan dan ketaqwaan yang bila berhasil melewatinya akan berbuah pada kebahagiaan.
“Karena keimana dan ketaqwaan kita semakin bertambah dan meningkat sehingga tidak ada keraguan dalam menghadapi setiap ujian di dunia,” ujarnya.
Sebelum menutup pembicaraannya, H. Osin mengutif Hadist, sebagai salah satu penambah kekuatan keimanan dan keimanan dalam mengjadapi setiap musibah, yaitu, Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahumma ajirnî fi mushibati wakhlufli khairan minha, yang artinya, “Sesungguhnya kita semua milik Allah dan hanya kepada- Nya kita kembali. Ya Allah, anugerahilah padaku pahala atas musibah ini dan berilah padaku pengganti yang lebih baik darinya.” ***













