MANDAILING NATAL II Bedanews.com – Polsek Batang Natal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) nampaknya tak ada lagi harga diri dibuat para pelaku Pertambangan Ilegal (PETI) yang menggunakan alat berat ekskavator di wilayah Desa Rantobi.
Padahal, pihak Polsek Batang Natal kerap melakukan sosialisasi agar aktifitas tambang emas menggunakan alat berat ekskavator yang notabene merusak lingkungan itu dihentikan. Namun, walaupun sudah berulang kali dikasih imbauan, para pelaku tambah tak perduli sama sekali.
Berdasarkan keterangan narasumber yang bermarga Nasution, warga Desa setempat mengaku, titik aktifitas tambang emas di wilayah Desa Rantobi, justru bertambah.
“itu titiknya justru bertambah, ada di Dusun Batumarsaong, ada lagi di lokasi belakang bangunan SD Rantobi. Lokasi yang baru dibuka ini justru pernah memakan korban meninggal dunia sebelumnya,” jelas Nasution kepada wartawan melalui keterangannya, Selasa (30/12/2025).













