Perlu langkah lebih berani dari sekedar diplomasi dan solusi rapuh gencatan senjata dari pemimpin negara negara muslim dunia dalam merespon sikap arogansi Israel yaitu pergerakan militer dari negara negara Islam dalam satu komando perang untuk mengusir dan menghentikan kependudukan Israel di Palestina. Namun tentu saja hal ini akan sulit diwujudkan saat ini. Karena berbagai faktor dalam kesepakatan internasional sangat membelit langkah negara muslim untuk membela secara militer kepada saudaranya seaqidah di Gaza Palestina.
Melawan etintas Yahudi Israel yang hanya berjumlah 15jt sangat lebih kecil dari penduduk muslim dunia menjadi sulit sekali dilakukan. Jangankan dalam forum regional dan bilateral, kesepakatan bersama seluruh negara yang menyetujui penghentian pendudukan Israel di forum tinggi PBB kerap dimentahkan oleh hak veto Amerika Serikat. Dukungan negara adidaya bagi Israel juga menjadi penghambat utama dalam penyelamatan Palestina dari serangan Israel selama ini.













