• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Perhutani Imbau Petani Garut Beralih ke Tanaman Pencegah Longsor

Perhutani Imbau Petani Garut Beralih ke Tanaman Pencegah Longsor

Asep Budi by Asep Budi
28 April 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Pihak KPH Perhutani Garut menghimbau para petani di Garut agar beralih tanam bukan jenis sayur-sayuran, tetapi beralih tanaman tahunan seperti buah-buahan atau kopi. Pasalnya, lahan seluas 3.000 hektare yang tersebar di Kabupaten Garut, Jawa Barat, rawan longsor.

“Kisaran ada 3.000 hektare lahan yang ditanam tamanan bukan seharusnya tapi tanaman musiman," kata Kepala Urusan Hukum Agraria, dan Kehumasan, Perhutani Garut, Jaenal Abidin, Sabtu (27/4/2013).

Jika masyarakat terus mempertahankan pola tanam jenis sayuran, Jaenal khawatir bencana longsor sewaktu-waktu terjadi seperti di kawasan Puncak Lancang, Kamojang, Kecamatan Samarang, menimbun tiga orang petani saat berkebun di lereng.

Ia mengungkapkan masyarakat yang masih bertahan menanam jenis sayuran itu, kata Jaenal, di antaranya daerah Bayongbong, Pasirwangi, Kamojang, Cisurupan dan Cikuray serta sejumlah daerah lainnya wilayah Garut selatan.

Kata Jaenal, sudah mensosialisasikan dan mengajak masyarakat melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) untuk beralih tanam bukan jenis sayur-sayuran. “Pembinaan, pengarahan sudah dilakukan dengan kelembagaan yaitu LMDH agar kawasan hutan itu jangan ditanami sayuran," katanya.

Agar bencana longsor tidak terjadi kembali didaerah lainnya di Garut, Jaenal berharap masyarakat mau bekerjasama dan beralih tanam pada tanaman yang mampu mencegah terjadinya longsor. (Sighar)

BeritaTerkait

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
Previous Post

UN Jadikan Pendidikan Moral Hancur

Next Post

Pencarian Korban Longsor Garut Dihentikan, 1 Korban Belum Ditemukan

Related Posts

TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
TNI-POLRI

Pantang Menyerah, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Masyarakat Lanjutkan Pembangunan Jembatan

8 November 2026
TNI-POLRI

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
Next Post

Pencarian Korban Longsor Garut Dihentikan, 1 Korban Belum Ditemukan

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021