• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Pergantian Kepala BIN dan Etika Negatif Jokowi di Masa Transisi Kekuasaan

Pergantian Kepala BIN dan Etika Negatif Jokowi di Masa Transisi Kekuasaan

angel angel by angel angel
19 Oktober 2024
in Ragam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Agusto Sulistio (Pegiat Sosmed, Mantan Kepala Aksi & Advokasi PIJAR era tahun 90an)

JAKARTA || Bedanews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendekati akhir masa jabatannya dengan langkah-langkah politik strategis yang memperlihatkan keterlibatannya hingga detik terakhir. Berbeda dengan para pendahulunya yang cenderung pasif dan menyerahkan transisi sepenuhnya kepada presiden terpilih, Jokowi masih memainkan peran aktif, termasuk dalam perombakan kabinet dan pemberhentian pejabat tinggi. Langkah ini tidak hanya menunjukkan intensitas kepemimpinannya, tetapi juga memunculkan pertanyaan tentang moral dan etika politik dalam masa transisi kekuasaan.

Di negara-negara besar seperti Amerika Serikat, tradisi politik mengutamakan transisi yang mulus dengan sedikit campur tangan dari presiden yang akan lengser. Misalnya, Presiden George W. Bush pada 2008, setelah Barack Obama memenangkan pemilu, menghindari pengambilan kebijakan besar dan menghentikan langkah-langkah yang dapat mempengaruhi pemerintahan baru. Bahkan saat krisis ekonomi global terjadi, Bush lebih memilih berkoordinasi dengan Obama untuk memastikan kebijakan transisi ekonomi tetap sejalan dengan arah pemerintahan berikutnya.

BeritaTerkait

Riset tentang Manajemen SDM Pendidikan Kuttab di Jabar,Didih Syakir Munandar Raih Doktor Pendidikan Islam

3 Februari 2026

Desa Ngrance Miliki KDKMP Baru, Pembangunan Selesai 100 Persen

3 Februari 2026
Page 1 of 10
12...10Next
Previous Post

Kabinet Prabowo-Gibran, Mengalah Demi Kepemimpinan Sejati atau Sebaliknya?

Next Post

Tokoh Dayak Minta Keterlibatan dalam Kabinet Presiden Prabowo – Gibran

Related Posts

Headline

Riset tentang Manajemen SDM Pendidikan Kuttab di Jabar,Didih Syakir Munandar Raih Doktor Pendidikan Islam

3 Februari 2026
Ragam

Desa Ngrance Miliki KDKMP Baru, Pembangunan Selesai 100 Persen

3 Februari 2026
Ekonomi

Koperasi BUMNU Wargi Jabar Gelar RAT 2025, Fokus Membangun Ekonomi Umat

3 Februari 2026
Oplus_131072
Ragam

Volume Penumpang Commuter Line Baraya Melonjak Pasca Penyesuaian Layanan dan Pengoperasian Stasiun Gadobangkong

2 Februari 2026
News

Bio Farma Laksanakan Vaksinasi Tetanus Bagi Relawan serta Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat

2 Februari 2026
Ragam

Duet Prasetyo, Marullah–Arief di PAM Jaya: Pelayanan Masyarakat Melesat, Target Gubernur Pramono 100% Layanan 2029 Kian Nyata

2 Februari 2026
Next Post

Tokoh Dayak Minta Keterlibatan dalam Kabinet Presiden Prabowo - Gibran

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021