AS tidak akan menang cepat. Mereka menghadapi musuh dengan strategi asimetris, dengan medan yang tidak bersahabat, dengan biaya politik dan finansial yang sangat besar. Setiap rudal Patriot yang ditembakkan untuk mencegat drone Iran harganya bisa 100 kali lipat lebih mahal dari drone itu sendiri. Ini perang yang menguras kantong.
Israel akan kewalahan. Mereka harus menghadapi dua front: Gaza di selatan dan Hizbullah di utara. Iron Dome tidak didesain untuk serangan massal dari dua arah sekaligus.
Lalu, di tengah kebuntuan ini, Iran akan menjalankan senjata pamungkasnya: mengganggu Selat Hormuz.
Selat Hormuz adalah jalur sempit di ujung Teluk Persia, tempat 20% minyak dan LNG dunia melintas. Jika Iran mengganggu selat ini dengan kapal cepat, ranjau, atau rudal harga minyak dunia akan melonjak ke langit.













