Bukan dalam bentuk suara tembakan atau ledakan bom. Tapi dalam bentuk yang lebih sehari-hari, lebih menyakitkan, dan lebih nyata:
Harga mi instan naik. Harga tahu tempe meroket. BBM melambung. Rupiah tergerus. Dan uang rakyat melalui APBN tersedot habis untuk subsidi energi.
Mari kita buka mata. Ini bukan urusan orang jauh. Ini urusan dapur kita.
*APA YANG AKAN TERJADI DALAM 3 BULAN PERTAMA PERANG*
Jangan percaya pada narasi “perang kilat” atau “Iran akan runtuh dalam hitungan minggu”.
Tiga bulan pertama perang AS-Iran tidak akan menghasilkan pemenang. Yang ada justru stalemate destruktif (kebuntutan yang menghancurkan ).
Iran tidak akan tumbang. Mereka punya pengalaman perang delapan tahun melawan Irak (1980-1988). Mereka punya jaringan proksi di Lebanon (Hizbullah dengan 150.000 roket), di Suriah, di Irak, di Yaman. Mereka punya drone murah yang efektif menghancurkan tank-tank modern. Mereka mungkin kehilangan infrastruktur, tapi rezimnya akan berdiri.













