Dalam konteks koalisi politik, posisi PDIP dalam pemerintahan Prabowo Subianto terus menjadi sorotan. Pasangan Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres 2024 dengan dukungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari sembilan partai. Namun, hanya empat partai dari koalisi tersebut yang berhasil lolos ke parlemen, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN dan Partai Demokrat. Di sisi lain, tiga partai dari kubu lawan Prabowo-Gibran yang juga masuk parlemen adalah Partai NasDem, PKB dan PKS. Sementara PDIP, pengusung Ganjar-Mahfud, juga memperoleh kursi signifikan, menjadikan total delapan partai yang menghuni parlemen.
Sebanyak sepuluh partai lainnya gagal melampaui ambang batas parlemen. Mereka mencakup lima partai pendukung Prabowo-Gibran (PSI, PBB, Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Prima yang bahkan tidak lolos sebagai peserta pemilu), satu partai pendukung Anies-Muhaimin (Partai Ummat), tiga partai pengusung Ganjar-Mahfud (PPP, Perindo, Hanura), serta dua partai netral (Partai Buruh dan PKN).













