• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Penista Agama Merajalela, Akibat Sistem yang Tidak Berefek Jera » Halaman 5

Penista Agama Merajalela, Akibat Sistem yang Tidak Berefek Jera

Oleh: Reni Rosmawati

admin by admin
3 Oktober 2021
in Tak Berkategori
0
Reni Rosmawati

Reni Rosmawati

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hal demikian tentunya tidak akan pernah terjadi jika seluruh umat muslim kembali kepada aturan Islam dan menerapkannya secara menyeluruh dalam kehidupan. Sejarah mencatat, hampir 14 abad lamanya, negara yang menerapkan sistem Islam mampu melindungi umat dan ajaran Islam dari segala bentuk ancaman. Kehidupan antar sesama beragama pun terjalin dengan baik, harmonis, saling menghormati satu sama lain dan jauh dari tindakan penistaan agama.

Negara yang berlandaskan Islam, akan senantiasa menempatkan syariat Islam sebagai satu-satunya sumber aturan. Itulah sebabnya, jika ada kasus penistaan agama maka negara Islam (khilafah) akan dengan sigap memberikan sanksi tegas kepada para pelaku, baik muslim ataupun nonmuslim.

Secara umum, hukuman atas pelaku penistaan agama Islam (apapun bentuknya) adalah hukuman mati. Menurut Khalil Ibn Ishaq al-Jundiy, ulama besar mazhab Maliki, siapa saja yang mencela Nabi saw., melaknat, mengejek, menuduh, merendahkan, melabeli dengan sifat yang bukan sifat beliau, menyebutkan kekurangan pada diri dan karakter beliau, merasa iri karena ketinggian martabat, ilmu dan kezuhudannya, menisbatkan hal-hal yang tidak pantas kepada beliau, mencela, dan lain-lain. Maka hukumannya adalah dibunuh (Lihat: Khalil Ibn Ishaq al-Jundiy, Mukhtashar al-Khalil, I/251).

BeritaTerkait

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
Page 5 of 6
Prev1...456Next
Previous Post

Dicurigai saat Minta Tolong, Aceng Nekad Jalan Kaki Menuju Garut

Next Post

Wagub Jabar Buka Acara Silaturahmi PPLIPI se-Jabar

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
TNI-POLRI

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

7 November 2026
Next Post

Wagub Jabar Buka Acara Silaturahmi PPLIPI se-Jabar

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021