“MUI memiliki peran yang krusial sebagai Khadimul Ummah dan Sodiqul Hukumah. Kami menyadari, keberhasilan pembangunan di Jakarta Barat tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual warga,” katanya.
Karena itu, Firman menegaskan peran MUI sangat penting sebagai jembatan penghubung yang kokoh antara Umara dan Ulama. Sehingga bisa terbangun masyarakat yang harmonis, religius dan moderat.
“Sebagai penutup, saya mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dengan ikhlas dan penuh dedikasi. Mari kita jadikan kantor Walikota ini sebagai rumah bersama merumuskan kemaslahatan umat,” tegasnya.
Ketua MUI Jakarta Barat Masa Khidmat 2025-2030, Abdurrahman Shoheh, mengapresiasi dukungan dan bantuan pemerintah kota hingga kegiatan bisa terselenggara baik.













