SEMARANG || Bedanews.com — Prevalensi penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN), tercatat sebanyak 195.081 orang di Jawa Tengah terpapar dan memerlukan layanan rehabilitasi. Namun demikian, kapasitas layanan rehabilitasi yang tersedia saat ini masih terbatas dan belum sebanding dengan jumlah kebutuhan penanganan.
Kondisi tersebut menjadi latar belakang audiensi dan koordinasi strategis yang dilakukan Kepala BNNP Jawa Tengah dengan jajaran manajemen RSJD dr. Amino Gondohutomo di Kota Semarang, Rabu (4/3).
Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas layanan rehabilitasi narkotika di Jawa Tengah.
Melalui keterangannya, Rabu (4/3), Kepala BNNP Jawa Tengah, Tonton Rasyid, S.H, M.H, menyampaikan bahwa, kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sebagai pejabat baru sekaligus langkah awal memperkuat sinergi lintas sektor.












