Sugiyanto menambahkan, pengurangan plastik sekali pakai, pemilahan sampah, daur ulang, pengolahan sampah organik, RDF dan Waste to Energy tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus menjadi satu kesatuan dalam strategi besar pengelolaan sampah Jakarta.
“Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media dan masyarakat, yang didukung teknologi pengelolaan sampah modern serta perubahan perilaku masyarakat, Jakarta memiliki peluang besar menjadi kota yang lebih bersih, sehat, tangguh, berdaya saing dan berkelanjutan,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan berhalangan hadir, karena memiliki agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan menegaskan bahwa, Perumda Pasar Jaya berkomitmen menjadi salah satu motor penggerak Gerakan Jakarta Tanpa Plastik Sekali Pakai melalui berbagai program nyata di seluruh pasar yang dikelolanya.













