Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto (SGY-Emik) menilai, pasar tradisional merupakan salah satu titik paling strategis dalam mengurangi timbulan sampah plastik. Karena itu, Perumda Pasar Jaya memiliki peran yang sangat besar dalam membangun budaya baru pengelolaan sampah di lingkungan pasar.
“Pasar Jaya memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong perubahan perilaku pedagang dan konsumen melalui penerapan kebijakan pengurangan plastik sekali pakai serta pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Sugiyanto, teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) dan Waste to Energy (WtE) merupakan bagian dari penerapan ekonomi sirkular yang mengubah sampah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa, keberhasilan pembangunan fasilitas WtE maupun RDF sangat bergantung pada tata kelola pemerintahan yang baik. Pemerintah harus memastikan adanya kepastian regulasi, pembiayaan yang berkelanjutan, penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan telah teruji, pengendalian emisi yang ketat, serta kemitraan yang transparan dan akuntabel dengan dunia usaha.













