JAKARTA || Bedanews.com — Pemuda Berdampak melakukan silaturahmi dan diskusi kebangsaan bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., untuk membahas peran strategis generasi muda dalam mengawal agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia, Senin (7/9).
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda untuk bertukar gagasan mengenai berbagai persoalan perempuan dan anak, sekaligus mendorong keterlibatan pemuda agar tidak berhenti pada menyampaikan kritik dan aspirasi, tetapi turut mengambil bagian dalam menghadirkan solusi di tengah masyarakat.
Melalui keterangannya, Senin (7/9), Founder Pemuda Berdampak, Bagas menyampaikan bahwa, persoalan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis karena dekat dengan masyarakat, memiliki energi perubahan, serta mampu menjadi penggerak edukasi dan kampanye positif di ruang publik maupun digital.













