“Bagi kami, saatnya pemuda tidak hanya bicara tentang perubahan, tetapi ikut mengawal dan memastikan perubahan itu benar-benar dirasakan masyarakat. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk generasi muda,” ujar Founder Pemuda Berdampak.
Ia menambahkan, Pemuda Berdampak ingin membangun kolaborasi yang konstruktif dengan pemerintah, khususnya dalam memperkuat edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.
“Kami ingin pemuda hadir sebagai mitra kritis dan mitra kolaboratif pemerintah. Kalau ada kebijakan yang baik, kita dukung. Kalau ada persoalan di masyarakat, kita sampaikan dan ikut mencari jalan keluarnya. Prinsip kami sederhana: mengabdi, bergerak dan berdampak,” lanjutnya.













