Garut, BEDAnews
Pada tahun 2013, Dinas Binamarga kabupaten Garut memperbaiki infrastruktur jalan sepanjang 828 Km, dimana perbaikan jalan tersebut hampir keseluruhan melalui hotcmick yang mencakup dibeberapa wilayah Selatan barat, Timur dan utara.
Kepala Dinas Binamarga kabupaten Garut, Adeng Sudjarmono kepada BEDAnews.com, Selasa (20/8/2013) saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, pelaksanaan pekerjaaan lanjutan infrastruktur jalan di kabupaten Garut diwilayah Copong sampai kelurahan Lebakjaya dan di perkotaan jalan kabupaten yang masuk kearah pendopo, saat ini belum bisa dilaksanakan karena tersendat oleh hari pramuka, dan itu akan dilaksanakan pada tanggal 2 Sepetember 2013.
Selain infrastruktur jalan, Dinas Binamarga juga akan melakukan perbaikan jembatan diantaranya jembatan di jalan printis, pembangunan, dan maktal. “Semua itu akan kami lakukan koordinasi dengan pihak kasatlantas Polres Garut dalam langkah pengamanannya pengupasan atas permukaan jalan,” ujar Adeng.
Infrastruktur jalan di wilayah Obyek Wisata Sayang Helang dan Kawah Papandayan, juga akan dilakukan melalui hotcmick yang akan dilaksanakan tanggal 5 September 2013 mendatang, dan saat kini tengah dilakukan langkah persiapan.
Menurut Adeng, selain ruas jalan utama dan ruas jalan menuju kawasan obyek wisata, perbaikan jalan juga akan dilakukan terhadap ruas-ruas jalan alternatif yang akan digunakan para pemudik jika terjadi kemacetan di jalur jalan utama.
Adeng menyebutkan, ruas-ruas jalan utama yang diprioritaskan diperbaiki antara lain ruas jalan Pembangunan, ruas jalan kawasan Simpang Tarogong Kaler, Jalan RSU, Jalan Garut Kota-Bayongbong, dan ruas-ruas jalan lain di kawasan Garut Kota.
Kemudian ruas-ruas jalan di wilayah Garut selatan, seperti ruas jalan di kawasan Cihurip, Pamulihan, dan Singajaya. Ruas jalan menuju kawasan wisata juga diperbaiki, antara lain meliputi ruas jalan menuju kawasan wisata Cipanas Tarogong Kaler, dan ruas Jalan Samarang menuju kawasan wisata Puncak Darajat Pasirwangi.
Sedangkan ruas jalan alternatif diperbaiki antara lain sepanjang ruas Jalan Banyuresmi-Balubur Limbangan, ruas Jalan Leles-Leuwigoong, dan sepanjang ruas jalan Cibatu-Malangbong. "Jalan By Pass Kubang Tanjungkemuning Tarogong Kaler-Banyuresmi juga nantinya bisa digunakan sebagai jalan alternatif. Meskipun memang belum maksimal penggunaannya," kata Adeng.
Untuk anggaran proyek itu sendiri, sangatlah terbatas. Namun demikian dinas binamarga harus bisa legowo dan memprioritaskan mana jalan yang seharusnya diprioritaskan. (Sighar)











