“Stok melimpah namun persaingan harga tidak sehat dan yang paling dirugikan masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi, nyatanya mereka membeli dengan harga tinggi. Lazimnya kan kenaikan harga dipicu akibat tingginya permintaan dan kurangnya stok persedian,” lanjutnya.
Dengan membanjirnya stok LPG 3 kg ini juga diduga berdampak pada praktek penjualan kepada masyarakat non penerima subsidi. Mereka meminta agar DPRD dan aparat penegak hukum turun tangan.
Selain di Kota Sukabumi masalah ini juga dikeluhkan oleh pemilik pangkalan di Kabupaten Sukabumi.
Page 4 of 4













