SUKABUMI – BEDAnews.com || Stok LPG 3 Kg di Kota Sukabumi melimpah, namun harga di tingkat pemakai tinggi. Beberapa pangkalan mengaku kebanjiran DO. Begitupun para pemilik pangkalan mengaku sulit menjual ke pengecer. Pasalnya, harganya tidak stabil. Banyak pengecer mendapatkan harga dibawah harga eceran tertinggi (HET) resmi pangkalan.
Kekacauan alur distribusi dari agen, ke pangkalan hingga ke pengecer diduga sebagai penyebab para pemiliki pangkalan kesulitan menjual stok LPG dagangannya.
Salah seorang pemilik pangkalan LPG bersubsidi 3 Kg di Bhayangkara mengaku para pengecer langganannya tidak lagi membeli gas melon dari pangkalannya. Karena banyak pangkalan yang membanting harga dibawah HET pangkalan.
“Para pengecer sekarang mudah ambil barang di pangkalan manapun dan dengan hargan tidak wajar. Pemilik pangkalan yang lain juga sama mengeluh kehilangan pengecer langganannya,” ujar pemilik pangkalan yang meminta namanya untuk tidak di sebutkan saat di konfirmasi Minggu (27/02/2023).













