Pada kesempatan yang sama, Progamme Officer IOM Indonesia, Zena Van Bemmel Faulkner menyampaikan bahwa, migrasi dimasukkan dalam agenda 2030 untuk SDG’s (Pembangunan Berkelanjutan) guna menyoroti kontribusi positif migran terhadap pertumbuhan dan pembangunan inklusif, sebagaimana target 10.7.
“Migrasi dan mobilitas orang yang teratur, aman, teratur dan bertanggung jawab, termasuk melalui penerapan kebijakan migrasi yang terencana dan dikelola dengan baik,” katanya.
Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Luar Negeri dan perangkat daerah di provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah yang membidangi urusan tenaga kerja, sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, kependudukan dan catatan sipil, pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, koperasi dan UMKM, Perencanaan Pembangunan Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik, UPTD Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, serta Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Tengah baik secara luring maupun daring. (Red).













