“Harapan kami, mari bersama-sama Eksekutif dan Legislatif prioritaskan anggaran untuk penanganan Rob dan Banjir di Demak, biar pendanaan jadi besar. Untuk banjir di Desa-desa Kecamatan Sayung, juga mohon komitmen bersama prioritas normalisasi saluran dan sungai,” pungkasnya.
Upaya yang dilakukan Pemkab Demak:
1). Peningkatan infrastruktur berupa perbaikan jalan lingkungan, sarana prasarana umum (PSU) di wilayah perkampungan, serta rehabilitasi dan relokasi rumah-rumah warga yang terdampak langsung oleh rob.
2). Penguatan infrastruktur berupa pembangunan rumah apung dan amfibi, pembangunan stasiun pompa, rehabilitasi pintu-pintu air, normalisasi sungai dan
rehabilitasi tanggul saluran.
3). Kolaborasi anggaran dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi dalam penanganan rob:
1. Pembangunan/Peningkatan Jalan dan Jembatan pada tahun 2022, 2023 & 2024: Rp. 32.687.135.000,-, Rp. 21.150.000.000,-, Rp. 69.055.109.230,-: Total Rp. 122.892.244.230,-.
2. PSU Permukiman pada tahun 2022, 2023 & 2024: Rp. 35.279.514.350,-, Rp. 21.214.470.360,-, Rp. 36.251.000.000 -: Total Rp. 92.744.984.710,-.
3. PB dan Relokasi Rumah Terdampak Rob (222 unit) pada tahun 2022, 2023 & 2024: Rp. 5.000.000.000,-, Rp. 3.500.000.000,-, Rp. 2.600.000.000,-: Total Rp. 11.100.000.000,-.
4. Rehab/Normalisasi SDA (sungai, afvour, irigasi, dsb) pada tahun 2022, 2023 & 2024: Rp. 12.950.000.000,-, Rp. 1.900.000.000,-, Rp. 4.600.000.000,-: Total Rp. 19.450.000.000,-.













