Sementara itu, Sekda Demak Akhmad Sugiharto, ST, MT melalui pesan whatshap (Jum’at, 23/5) menjelaskan bahwa, sebenarnya Pemda selalu menganggarkan infrastruktur untuk penanganan Rob, tetapi karena keterbatasan dana terpaksa penanganannya tidak bisa menyeluruh. Peninggian Jalan secara parsial, RTLH juga rumah apung sudah kitalaksanakan.
Dikatakannya, Rob Demak merupakan isu nasional dan sebenarnya sudah masuk di RPJP Nasional ada 5 daerah: Cirebon, Jakarta, Kendal, Pekalongan dan Demak. Hanya saja pusat belum pernah mengeluarkan anggaran ke Demak untuk Rob. Tahun 2023 Musrenbangnas Demak baru mendapat dana DED 5 milyar untuk perencanaan pesisir Demak yang mengerjakan Provinsi, kalau nggak pusat sendiri. Bahkan tahun 2024 ada Musrenbangnas lagi tertulis Demak akan mendapat dana penganganan Rob 500 M, tapi mungkin karena suatu hal gagal lagi.













