Adapun diskusi yang digelar di Lemhanas melibatkan berbagai pembicara, salah satunya adalah mantan Menteri Negara Lingkngan Hidup, Alexander Sonny Keraf.
Dia menyoroti tentang beberapa hal tentang pembangunan IKN berbasis sosial budaya, sehingga masyarakat Dayak tidak terpinggirkan. Karena melihat pengalaman pada umumnya, pengembangan kota baru tidak memperhatikan penduduk lokal, dan ini bisa jadi bom waktu konflik horizontal, ungkapnya.
Selain itu, dia juga menyoroti tentang bencana lingkungan dan fungsi hutan untuk mereduksi gas rumah kaca karena komitmen Pemerintah pada 2030 bisa menurunkan emisi karbobn dengan upaya sendiri sebesar 29%. Sementara kenyataan di lapangan, selama ini hutan terjadi alih fungsi dan degradasi yang cukup serius karena itu saya khawatir jika tidak menjaga hutan kita bisa berbahaya di kemudian hari, paparnya.












