Kalteng – bedanews.com – Lembaga Perempuan Dayak Nasional (LPDN) menegaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak boleh meminggirkan masyarakat adat Dayak termasuk kaum perempuan di dalamnya.
Ketua LPDN, Nyelong Inga Simon mengatakan bahwa, kaum perempuan Dayak memainkan peran penting dalam tatanan masyarakat yang berkaitan dengan sisi kesehatan, pangan serta religiusitas.
“Dalam hal ini kaum-kaum perempuan memainkan peran dalam pelestarian hutan sebagai sumber pangan dan kesehatan. Pasalnya, keberadaan IKN tidak lepas dari aspek ekonomi dan sosial perempuan Dayak, sehingga kami ingin agar dalam pembangunan IKN ada peluang pembangunan berperspektif budaya Dayak dan memberi jaminan kebudayaan kami tidak luntur dengan majunya inovasi teknologi yang berkaitan dengan pembangunan,” kata Nyelong Inga Simon seusai kegiatan diskusi bertajuk Pemberdayaan Perempuan Dayak Menjaga Kelestarian Hutan Dalam Rangka Pembangunan IKN di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) Jakarta, Kamis (31/8/2023).













